8:56 pm - Wednesday July 23, 2014

Archive: Sampang Subscribe to Sampang

DKPP Antisipasi Daging Busuk Jelang Lebaran

Written by | 23/07/2014 | 0
PERIKSA: Salah seorang petugas DKPP memeriksa kadar daging menggunakan PH meter di Pasar Srimangunan, kemarin.
SAMPANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tak menutup kemungkinan banyak beredar daging yang tidak layak konsumsi. Baik daging ayam, sapi, atau kambing. Untuk menghindari kondisi tersebut, Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Sampang melakukan inspeksi mendadak (sidak) kemarin (22/7). Sidak yang dilakukan di Pasar Srimangunan itu menyisir seluruh lapak yang berjualan daging. Petugas memeriksa daging ayam dan daging sapi menggunakan alat khusus. Hasil penelusuran sementara, tak satu pun pedagang yang ditemukan menjual daging tidak layak konsumsi. Meski demikian, petugas membawa sampel daging yang dijual di pasar untuk diuji laboratorium. ”Tujuan pemeriksaan daging ini untuk mengetahui kualitas daging di pasar-pasar tradisional. Biasanya menjelang Lebaran, daging tidak layak diselipkan

Dua Bulan Tak Cair saat 2012, Disdik Utang Tunjangan Sertifikasi Guru

Written by | 23/07/2014 | 0
LENGANG: Kantor Disdik Sampang yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto sepi dari aktivitas kemarin.
SAMPANG– Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang masih mempunyai utang kepada ratusan guru penerima tunjangan sertifikasi tahun 2012. Pasalnya, tunjangan yang seharusnya dicairkan selama 12 bulan itu masih nunggak selama dua bulan. Tidak hanya tahun 2012 yang masih diutang. Tunjangan sertifikasi angkatan 2010 juga ada yang belum dibayarkan. Pada 2010 lalu hanya sebulan tunjangan sertifikasi yang belum dicairkan. Meski benar adanya, disdik membantah dana itu sengaja tidak dicairkan. Melalui Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Pendidikan (Tendik) Anwar Haryono, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Heri Purnomo menjelaskan tak dicairkannya tunjangan sertifikasi itu sudah dicatat menjadi piutang negara. ”Tidak hanya di Sampang yang tidak cair, tapi di seluruh Indonesia,” katanya saat ditemui di ruangannya,

Penghitungan Ulang di 8 TPS, Jumlah Kehadiran Berkurang

Written by | 23/07/2014 | 0
radar madura
SAMPANG - Rekomendasi Bawaslu Jawa Timur terkait pelaksanaan penghitungan ulang di delapan TPS di Kabupaten Sampang dilaksanakan oleh KPU Sampang kemarin (22/7). Ada perbedaan jumlah hasil rekapitulasi dengan data  rekap yang sebelumnya. Perbedaan tersebut berupa adanya pengurangan dan penambahan hasil suara di beberapa TPS. Dari delapan TPS tersebut, ditemukan empat TPS tidak sama tingkat kehadiran pemilihnya dengan data yang ada di C1, data saksi, dan data panwas. Di antaranya TPS 14, TPS 15 Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang; TPS 10 Desa Kembang Jeruk; dan TPS 10 Desa Larlar, Banyuates. Selain ketidaksamaan jumlah pemilih, ada perubahan hasil rekapitulasi di tingkat KPPS sehingga berpengaruh pada hasil rekapitulasi di tingkat kabupaten. Sebelumnya, rekapitulasi Kabupaten Sampang pasangan

Hitung Ulang 8 TPS Di Sampang tanpa Saksi, Kapolda Tinjau Langsung

Written by | 23/07/2014 | 0
PANTAU: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Unggung Cahyono didampingi Kapolres Sampang Imran Edwin Siregar meninjau penghitungan ulang di KPU Sampang kemarin.
SAMPANG - Penghitungan ulang pilpres di 8 TPS kemarin (22/7) selesai digelar di Kantor KPU Sampang. Penghitungan untuk 8 TPS yang tersebar di dua kecamatan tersebut relatif lancar. Meski demikian, agenda tersebut tidak dihadiri saksi dari pasangan capres-cawapres nomor urut 2. Hal itu diakui oleh Divisi Rekapitulasi KPU Sampang Addy Imansyah. Namun dirinya memastikan penghitungan kemarin berlangsung lancar dan kondusif. Menurut dia, pelaksanaan itu sudah sesuai dengan instruksi KPU Jatim. ”Walaupun saksi paslon 2 tidak hadir, itu tidak mengurangi keabsahan hasil penghitungan. Dari PPS, PPK, panwas, dan pihak kepolisian juga hadir menyaksikan,” ucapnya. Meski tidak mendapat perhatian dari saksi nomor urut 2, namun penghitungan suara kemarin mendapat perhatian besar dari Kapolda Jawa Timur

Komisi A DPRD Sampang Nilai Baperjakat Mandul

Written by | 22/07/2014 | 0
radar madura
SAMPANG – Lama digantung, jabatan Plt kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang kembali disorot oleh Komisi A DPRD Sampang. Wakil rakyat yang membidangi hukum dan pemerintahan itu menilai Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) mandul karena tak kunjung mendefinitifkan sejumlah posisi penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang. Ketua Komisi A DPRD Sampang Moh. Hodai kembali mengkritik masalah itu, kemarin (21/7). Menurut dia, tak lama lagi pemerintahan Sampang bakal mati suri karena banyaknya pejabat yang belum didefinitifkan sehingga tak bisa mengambil kebijakan strategis. Dia mengatakan, bupati perlu segera mengisi sejumlah jabatan yang masih diisi pelaksana tugas (Plt). ”Sebab, kalau statusnya kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) itu Plt, mereka

Pengelolaan Dinilai Amburadul, LSM Soroti Website Pemkab

Written by | 22/07/2014 | 0
SAMPANG – Pengelolaan situs online atau website milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang yang kurang maksimal disorot. Sejumlah aktivis mahasiswa maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) meminta website tersebut dinonaktifkan. Sebab, pengelolaannya dinilai kian amburadul. Hal itu diungkapkan Nurhasan, aktivis Lumbung Informasi Rakyat (Lira) kemarin (21/7). Dia mengatakan, website milik pemkab tidak bisa dikelola dengan baik. Menurut dia, jika pengelolaan tak bisa dibenahi, sebaiknya website itu dinonaktifkan. Nurhasan juga mempertanyakan pertanggungjawaban terkait amburadulnya pengelolaan website. Selain itu, dia juga mempertanyakan penggunaan anggaran selama ini. ”Jika website tidak maksimal, yang menjadi pertanyaan adalah penggunaan anggaran setiap tahunnya kemana?” sergahnya. Nurhasan

Delapan TPS Di Sampang Hitung Ulang

Written by | 21/07/2014 | 0
radar madura
SAMPANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur merekomendasikan pelaksanaan penghitungan ulang di delapan TPS. Delapan TPS tersebut tersebar di Kecamatan Ketapang dan Kecamatan Banyuates. Rekomendasi tersebut disampaikan kepada KPU Jatim untuk dilanjutkan ke KPU Sampang, kemarin (20/7). Berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen di 17 TPS di Desa Ketapang Barat dan 5 TPS yang direkom panwaslu ditemukan fakta-fakta yang sangat janggal. Di sana ditemukan daftar hadir (form C7) yang tidak terisi. Kemudian, jumlah pemilih tidak ada di dalam kotak suara. Selain itu, form C7 tidak sesuai dengan jumlah pengguna hak pilih yang tercantum dalam lampiran C1. Dari 22 TPS yang dilakukan pembukaan kotak, hanya delapan yang dianggap perlu dilakukan penghitungan ulang. Di antaranya TPS 2, TPS

Klaim Pelaksanaan MOS Sesuai Aturan

Written by | 21/07/2014 | 0
radar madura
SAMPANG – Pelaksanaan masa orientasi siswa (MOS) di Kabupaten Sampang yang masih menggunakan atribut warna-warni dinilai oleh sejumlah kalangan masih wajar. Sebab, masing-masing sekolah memiliki cara tersendiri dalam mengenalkan lingkungan sekolah kepada murid barunya. Hal itu diungkapkan Kepala SMAN I Sampang Asmaun Saleh dan Kepala Sekolah Madrasah Aliah Negeri (MAN) Ali Wafa. Menurut Ali Wafa, pelaksanaan MOS di lembaganya sudah sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI yang dikirim melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang. ”Sudah sesuai dengan imbauan. Mengenai atribut, di sekolah kami tidak ada yang neko-neko. Tapi, dalam pelaksanaan MOS siswa baru sempat diminta mengenakan tas plastik hitam,” ujarnya. Asmaun Saleh menambahkan, pelaksanaan

Peringatan HUT Ke-15 JPRM, Biro Sampang Buka Bersama 60 Anak Yatim

Written by | 21/07/2014 | 0
PEDULI: Asisten III Pemkab Sampang A. Rochim Mawardi menyerahkan santunan kepada perwakilan anak yatim didampingi Plt Kabiro Sampang Moh. Sugianto, kemarin.
SAMPANG – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Jawa Pos Radar Madura (JPRM) ke-15 dilakukan secara serentak di empat kabupaten, kemarin (20/7). Khusus untuk Kantor Jawa Pos Radar Madura Biro Sampang, dikemas dalam acara buka puasa bersama (bukber) dan menyantuni sedikitnya 60 anak yatim. Selain Asisten III Pemkab Sampang A. Rochim Mawardi acara juga dihadiri rekanan jasa konstruksi dan pegiat LSM. Plt Kabiro Sampang Moh. Sugianto mengatakan, pelaksanaan tasyakuran dan santunan 60 anak yatim yang didukung Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Jeni Aljauza dan Kejaksaan Negeri Sampang digelar untuk mempererat silaturahmi JPRM dengan masyarakat. Acara bernuansa religi itu juga digelar sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan. ”Memasuki usianya yang ke-15, semoga JPRM semakin mendapat ruang di hati pembaca.

Temukan Miras Oplosan di Malam Ramadan

Written by | 21/07/2014 | 0
OPLOSAN: Polisi temukan miras oplosan di salah satu warung di Terminal Sampang, Sabtu malam (19/7).
SAMPANG - Tim gabungan dari Polres Sampang bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang berhasil menemukan sejumlah minuman keras, baik dalam kemasan botol maupun miras yang sudah dioplos. Razia yang digelar Sabtu malam (19/7) itu dilakukan di sejumlah hotel, kos-kosan, dan warung remang-remang. Dari sejumlah tempat yang didatangi, petugas hanya menemukan miras di salah satu warung di Terminal Sampang. Sementara di lokasi lainnya petugas tidak mendapatkan apa pun. Hotel dan kos-kosan yang disisir petugas tidak ditemukan miras maupun pasangan mesum. Sasaran pertama pada razia yang dimulai pukul 22.00 tersebut adalah Hotel Rahmat di Jalan KH Agus Salim. Di hotel tersebut petugas tidak menemukan apa pun yang dianggap melanggar undang-undang maupun perda. Petugas pun melanjutkan razia
Berita menarik lainnya:close