2:11 pm - Wednesday September 22, 9734

Matematika Dahsyat Hipnotis Ratusan Peserta

Written by | 17/09/2013 | 0

HEBOH: Master Fahrur Hadisiswoyo saat menyampaikan materi matematika dahsyat Indonesia.

Master Fahrur Hadisiswoyo saat menyampaikan materi matematika dahsyat Indonesia.

PAMEKASAN-Kegiatan workshop matematika dahsyat Indonesia yang diadakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan berlangsung meriah. Ratusan peserta begitu gembira dan bersemangat menyimak materi yang disampaikan oleh Master Fahrur Hadisiswoyo. Peserta menilai, biaya yang dikeluarkan sangatlah murah dibandingkan nilai dari materi matematika dahsyat serta motivasi yang didapatkan.

            Workshop dilangsungkan di gedung lantai dua SMK III Pamekasan. Sebanyak 228 peserta mengikuti kegiatan itu. Sebanyak 132 berasal dari Kecamatan/Kota Pamekasan, dan sisanya 96 peserta berasal dari Kecamatan Tlanakan.

             Materi workshop berisi rumus-rumus matematika dahsyat. Dalam hitungan singkat, para peserta mampu memahami berbagai rumus matematik yang tergolong sulit. Selain rumus  matematika super cepat, Master Fahrur juga menyampaikan materi motivasi yang diselingi joke-joke motivasi. Bahkan, sebagian besar dari materi yang disampaikan itu berisi motivasi super. ”Anda tidak perlu berpikir, cukup mendengar, melihat, dan tersenyum. Bapak-Ibu sekalian tinggal menerima ilmu, tidak usah mencari,” ujar Fahrur.

 Mungkin bagi peserta biaya workshop paling mahal. Padahal, sesungguhnya murah. Sebab, biasanya dalam satu kali les dirinya biasa dibayar Rp 3 juta. Oleh karena itu, dengan membayar Rp 400 ribu, dia berseloroh telah bersedekah uang Rp 2 juta lebih.

             Badiah, salah satu peserta workshop mengaku sangat bangga dapat mengikuti kegiatan tersebut. Dia mengatakan, tidak pernah mendapatkan materi seperti yang diajarkan dalam workshop tersebut. Bahkan, uang Rp 400 ribu tidak berarti dibandingkan dengan manfaat ilmu dan motivasi yang didapat.”Saya merasa lebih bersemangat dan termotivasi untuk mengabdi, mendidik anak-anak. Padahal, ini masih hari pertama. Saya sudah tidak sabar mengikuti hari berikutnya besok,” ucapnya gembira.

 Kepala Dinas Pendidikan Yusuf Suhartono mengatakan, jika kegiatn workshop murni untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas para guru sekolah dasar (SD) di Pamekasan. Sebab, selama ini kemampuan guru masih belum ideal. Dirinya juga tidak menyangka, peserta akan membludak, melebihi kouta maksimal yang direncanakan.

 ”Kegiatan ini murni untuk kepentingan peningkatan kualitas guru,” tegasnya menepis isu liar yang mengatakan kegiatan itu berbau bisnis.

 Sementara, Bupati Pamekasan Achmad Syafii menegaskan jika materi ini sangatlah penting untuk diikuti oleh para guru. Sebab, materi ini tidak hanya meningkatkan kapasitas keilmuan. Tapi, yang paling  penting dapat meningkatkan kesadaran, semangat,  dan moral untuk mengabdi pada dunia pendidikan. ”Jangan hanya mengaku Pamekasan sebagai Kota Pendidikan kalau kualitas para guru tidak ada bedanya dengan kabupaten lain yang bukan Kota Pendidikan,” ungkapnya memotivasi.

 Terkait peserta yang harus membayar, Syafii menjelaskan jika kegiatan workshop semacam itu tidak masuk program anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) atau anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Sehingga, memang harus mendaftarkan diri dengan biaya sendiri. ”Kegiatan ini sejak awal hanyalah anjuran. Kami hanya memfasilitasi, sebab Sampang dan Bangkalan sudah melaksanakan kegiatan ini. Pamekasan saja yang baru melaksanakan.” pungkasnya menjelaskan. (advertorial)

 

————————————

Dipostingkan oleh Administrator

radarmadura.co.id – Jawa Pos Radar Madura

Filed in: Advertorial

No comments yet.

Leave a Reply